
Menciptakan Kain yang Bersih: Teknologi Sterilisasi menggunakan UVC yang Efektif
Proses pembuatan tekstil bukan hanya soal menenun dan mewarnai kain saja. Sebenarnya, proses ini melibatkan banyak sekali aspek kimia. Masalahnya adalah: sedikit saja kotoran biologis dapat merusak seluruh kain yang diproses. Itulah mengapa kita menggunakan bohlam UV yang mampu membunuh bakteri dan jamur sebelum mereka menyebabkan kerusakan pada kain.
Memilih bohlam yang tepat
Sebagian besar bohlam ini menggunakan uap merkuri bertekanan rendah. Saat memilih bohlam tersebut, Anda tidak boleh sembarangan memilihnya. Anda perlu memperhatikan jumlah mikrowatt per sentimeter persegi ($\mu W/cm^2$) yang diterima oleh kain. Semua ini berkaitan dengan kecepatan pergerakan kain. Jika kain bergerak lambat, bohlam berdaya rendah sudah cukup untuk membersihkannya. Namun, jika kain bergerak sangat cepat, maka diperlukan bohlam yang lebih kuat. Jika kain bergerak terlalu cepat, DNA mikroorganisme tidak akan hancur, sehingga cahaya yang dipancarkan oleh bohlam tersebut tidak akan efektif dalam membunuh mikroorganisme tersebut.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat perawatan
Bohlam ini terbuat dari kuarsa berkualitas tinggi, bukan kaca biasa. Kaca biasa dapat menahan sinar UVC, sehingga bohlam tersebut menjadi tidak berguna. Tips penting: selalu pakai sarung tangan saat memegang bohlam tersebut. Jika Anda menyentuh kuarsa dengan tangan telanjang, minyak dari kulit Anda akan menciptakan titik panas yang dapat merusak bohlam tersebut lebih cepat dari yang seharusnya. Jangan tertipu oleh cahaya yang dihasilkan oleh bohlam tersebut. Hanya karena bohlam tersebut masih berwarna biru, bukan berarti ia masih berfungsi dengan baik. Daya pancaran UVC akan menurun seiring waktu. Jika Anda tidak mengganti bohlam tersebut setiap 8.000 hingga 10.000 jam, efektivitas sterilisasi akan menurun drastis.
Penggunaan bohlam UVC dan masalah ozon
Bohlam UVC ini digunakan sebagai alat pembersih yang “tidak terlihat”. Alat ini sangat efektif untuk membersihkan serat kain mentah, merawat pakaian setelah diproses, atau membersihkan udara di pabrik pemintalan kain. Namun, ada satu masalah: ozon. Beberapa bohlam menghasilkan ozon, sementara yang lain tidak. Jika Anda menggunakan bohlam yang menghasilkan ozon di ruangan yang sempit, Anda membutuhkan sistem ventilasi yang baik. Jika tidak, udara akan menjadi tidak nyaman bagi para pekerja, dan ozon akan merusak mesin-mesin lainnya. Bukanlah kompromi yang baik.